Pada setting artwork dan additional features, diterapkan artwork dengan skema warna cokelat, krem, dan kuning/ oranye. Ini menyesuaikan dengan tema konsep rustic yang digunakan untuk interior ruang dining room dan living room

Pada gambar di atas, dua artwork pertama ditempatkan di living room. Material yang digunakan adalah material kayu sehingga tetap menampilkan kesan rastik.
Di atas merupakan artwork bahan kayu yang dipahat dengan bentuk lengkung ditempatkan dekat entrance ruamh tamu (living room). Dengan accent lighting, artwork ini menjadi bagian vocal point ruangan.
Di atas merupakan artwork yang ditempatkan di ruang tamu juga dekat rak buku. Artwork di atas merupakan artwork aktif yang berfungsi sebagai lampu pencahayaan. Bahan tangkai lampu berbahan ranting kayu natural yang diproses.
Artwork di atas merupakan potongan-potongan kayu yang dirangkai sedemikian rupa dipadukan dengan ranting-ranting kayu alami. Artwork ini merupakan hiasan dinsing pada dining room sebagai vocal point ruangan ketika memasuki ruangan melalu pintu depan. Accent lighting pada artwork ini juga akan menjadikan artwork ini menjadi vocal point.
Artwork di atas merupakan lukisan pisah yang berpola seperti mawar dengan nuansa warna krem, cokelat, dan emas. Lukisan ini ditempatkan pada ruang makat sebagai elemen dekoratif yang bukan vokal point.








